8 Cara Mencegah Obesitas, Perbanyak Makan Serat hingga Kurangi Gula

The History of Destroying Herstory, Jakarta – Penyakit yang umum terjadi pada berbagai usia adalah obesitas. Obesitas bukanlah suatu kondisi yang dapat diterima dalam jumlah sedang, karena dapat menjadi penyebab beberapa penyakit.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, secara umum potensi terjadinya obesitas baik pada anak-anak maupun orang dewasa sangat tinggi dengan adanya ketidakseimbangan energi internal dan eksternal.

Untuk mencegah obesitas, Anda perlu mengetahui beberapa hal. Berikut beberapa cara mencegah obesitas bagi pelanggan yang diambil dari Healthline. Cara mencegah obesitas 1. Perbanyak makan lemak sehat

Terdapat studi tahun 2017 di Journal of Nutrition yang menunjukkan bahwa pola makan sehat, seperti lemak tak jenuh ganda, dapat menurunkan risiko obesitas. Karena tidak semua lemak berbahaya, tapi ada juga yang bermanfaat. Sumber lemak yang baik antara lain kacang-kacangan, alpukat, ikan, dan banyak lagi. 2. Kurangi makanan cepat saji yang tinggi gula.

Menurut penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, makan makanan olahan atau cepat saji dikaitkan dengan risiko obesitas yang lebih besar.

Banyak makanan olahan yang tinggi lemak, garam, dan gula dapat menyebabkan makan berlebihan. Jadi hindari puasa, makanan cepat saji atau snack, serta makanan dan minuman tinggi gula. 3. Perbanyak jumlah buah dan sayur

Anda juga harus makan banyak buah dan sayuran setiap hari. Cara ini dapat membantu Anda menjaga kalori harian dan mengurangi risiko makan berlebihan.

Anda bisa memulainya dengan buah-buahan dan sayur-sayuran yang memang Anda sukai agar mengonsumsinya lebih nikmat. Makan makanan tinggi serat

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa serat makanan berperan dalam pemeliharaan berat badan. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan kompleks tiga kali sehari selama 12 minggu kehilangan hingga 5 persen berat badannya. Latihan rutin

Cara mencegah obesitas selanjutnya adalah dengan rutin berolahraga, salah satunya dengan berolahraga. Kombinasi aktivitas fisik teratur sangat penting untuk menjaga atau menurunkan berat badan.

Kutipan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Healthline mewakili 150 menit aktivitas aerobik sedang atau 75 menit aktivitas aerobik berat per minggu. Mengurangi stres

Stres dapat menimbulkan banyak dampak pada tubuh dan pikiran. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa stres dapat memicu respons di otak yang mengubah pola makan dan menyebabkan keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak makanan berkalori tinggi dapat berkontribusi terhadap obesitas. Rencanakan makanan Anda

Siapkan makanan agar jadwal makan Anda teratur, anggarkan terlebih dahulu, baru kemudian catat bahan makanan sehat yang akan dibelanjakan.

Belilah bahan makanan secara tertulis, hindari membeli produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Ini juga dapat membantu Anda menghindari godaan makanan buruk. 8. Minta bantuan

Cara mencegah obesitas yang terakhir adalah dengan mencari dukungan dari orang tersayang. Bantuan sosial tidak hanya ditujukan kepada anak-anak dan remaja saja, namun juga orang dewasa. Anda bisa berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat dekat untuk memberi semangat agar Anda tetap sehat.

Berikut delapan cara mencegah obesitas yang perlu Anda ketahui. Semoga dapat bermanfaat dan meningkatkan kesadaran Anda akan pencegahan obesitas mulai dari sekarang.

ANITA RAHMOVATI DEVI

Pilihan Penulis: Ahli gizi mengajak Anda memulai tahun baru dengan pola hidup sehat

Kesehatan petugas KPPS harus dalam kondisi prima agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik selama pemilu. Ini adalah nasihat ahli. Baca selengkapnya

Para peneliti telah menemukan bahwa pola makan Atlantik, pola makan tradisional di Portugal dan Galicia, dapat mengurangi risiko sindrom metabolik. Baca selengkapnya

Diet golongan darah O D’Adamo berfokus pada daging tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran serta menghindari produk susu, gandum, alkohol, dan kafein. Baca selengkapnya

Dokter anak menjelaskan beberapa faktor risiko tekanan darah tinggi pada anak, mulai dari faktor keturunan hingga obesitas. Inilah yang perlu dilakukan orang tua. Baca selengkapnya

Isu kesehatan yang menjadi debat capres adalah terkait stunting, gizi buruk, obesitas, dan anemia. Itu berarti. Baca selengkapnya

Seberapa kuat Song Joong Ki saat dia sibuk? Baca selengkapnya

Andropause adalah menopause pada pria, yang melibatkan perubahan kadar hormon terkait usia. Baca selengkapnya

Kelly Clarkson mengatakan dia tidak terkejut didiagnosis menderita diabetes. Kemudian dia memutuskan untuk menurunkan berat badan. Baca selengkapnya

Masyarakat Indonesia mengenal istilah diabetes tipe kering dan basah. Ada tujuh gejala yang menunjukkan hal tersebut. Baca selengkapnya

Anda bisa menghilangkan jerawat dengan bantuan bahan-bahan alami atau menjalani pola hidup sehat. Ketahui langkah-langkahnya di bawah ini. Baca selengkapnya